Kamis, 04 Oktober 2018

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI


BAB I
PENDAHULUAN
Tidak dapat dipungkiri, kehidupan manusia saat ini sangat erat dengan teknologi dan sistem yang tersusun secara modern. Kegiatan sehari-hari manusia dipermudah dengan berbagai teknologi yang ada. Pertukaran informasi juga berlansung secara cepat. Tidak ada lagi waktu lama untuk menunggu datangnya surat atau berita terkini, semua sudah ada dalam genggaman tangan manusia melalui smartphone. Kemajuan teknologi saat ini juga mempengaruhi perkembangan keilmuan psikologi, dimana sudah ada biro-biro psikologi yang menawarkan konseling secara online. Untuk itu marilah kita lihat terlebih dahulu penjelasan mengenai sistem informasi dalam bidang psikologi.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Definisi Sistem
Menurut Poerwadarminta (2003) sistem adalah sekelompok bagian-bagian yang berupa alat dan lain sebagainya, yang bekerja sama untuk melaksanakan tujuan tertentu.
Selain itu, menurut Jogiyanto (2005) sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.
Sedangkan menurut Gaol (2008) sistem adalah hubungan satu unit dengan unit lainnya yang saling berhubungan satu sama lainnya dan yang tidak dapat dipisahkan serta menuju satu kesatuan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Berdasarkan pengertian beberapa tokoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa sistem adalah sekelompok bagian-bagian yang saling berhubungan untuk melakukan kegiatan guna mencapai tujuan tertentu.
B. Definisi Informasi
Menurut Bodnar & Hopwood (2000) informasi merupakan data yang diolah sedemikian rupa sehingga bisa dijadikan dasar dalam mengambil sebuah keputusan yang tepat dan benar.
Menurut Jogiyanto (2005) informasi adalah hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya, yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata yang berguna untuk para pengambil keputusan.
Selain itu, menurut Alamsyah (2005) informasi adalah data yang telah diolah dengan cara tertentu sesuai dengan bentuk yang diperlukan.
Menurut Sutabri (2012) informasi adalah data yang diolah dan diinterpretasikan untuk mengambil sebuah keputusan.
Berdasarkan pengertian menurut tokoh diatas, dapat disimpulkan bahwa informasi adalah hasil pengolahan data yang diolah dengan cara tertentu lalu diinterpretasikan untuk digunakan dalam pengambilan keputusan.
C. Definisi Psikologi
Menurut Aristoteles & Plato (dalam Daulay, 2014) Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hakikat jiwa serta prosesnya sampai akhir.
Menurut Clifford T. Morgan (dalam Sarwono, 2009) berpendapat bahwa psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan.
Sedangkan Gardner Murphy (dalam Sarwono, 2009) berpendapat bahwa psikologi adalah ilmu yang mempelajari respons yang diberikan oleh makhluk hidup terhadap lingkungannya.
Berdasarkan pengertian menurut tokoh diatas, dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam merespon lingkungannya.
D. Sistem Informasi Psikologi
Berdasarkan pengertian istilah-istilah diatas, maka dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang didalamnya terdapat kombinasi dari manusia dan teknologi yang dimaksudkan mengolah data mengenai perilaku manusia sehingga menghasilkan informasi yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu. 
E. Contoh Kasus
Kemajuan teknologi saat ini juga mempengaruhi perkembangan keilmuan psikologi, dimana sudah ada biro-biro psikologi yang menawarkan konseling atau tes psikologi secara online. Adanya konseling dan tes psikologi online tersebut membantu klien yang tidak memiliki waktu untuk bertemu lansung dengan konselor atau psikolognya. Hal lain yang berkembang adalah adanya aplikasi-aplikasi yang dibuat untuk membantu tes-tes psikologi, seperti VmWare Workstation yang berisi rangkaian tes-tes kepribadian dan intelegensi yang dapat dilakukan secara individu oleh klien. Kemudian, hasilnya juga lansung dapat muncul dalam bentuk score.

BAB III
PENUTUP
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang didalamnya terdapat kombinasi dari manusia dan teknologi yang dimaksudkan mengolah data mengenai perilaku manusia sehingga menghasilkan informasi yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu. Kemajuan teknologi saat ini juga mempengaruhi perkembangan keilmuan psikologi, dimana sudah ada biro-biro psikologi yang menawarkan konseling atau tes psikologi secara online.
Namun tidak dapat dipungkiri, konseling dan tes psikologi online tersebut juga dapat menimbulkan bias dan ’faking good’ bagi klien. Sehingga diharapkan tetap adanya pertemuan lansung antara psikolog/konselor dengan klien.

DAFTAR PUSTAKA

Daulay, N. (2014). Pengantar psikologi dan pandangan Al-Quran tentang psikologi. Jakarta:                               Kencana.
Gaol, J.L. (2008). Sistem informasi manajemen. Jakarta : PT Gramedia
Jogiyanto. (2005). Analisis dan desain sistem informasi.Yogyakarta : Penerbit Andi                                Poerwadarminta, W.J.S. (2003). Kamus umum bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Sarwono, S. W. (2009). Pengantar psikologi umum. Jakarta : Rajawali Pers