Sabtu, 09 Januari 2016

PUISI : Monolog

Untuk Ibuku, yang menanti dengan resah. Apa kabar Bu? Bagaimana hari-harimu tanpa hadir ku? Aku disini sehat saja, makan 3 kali sehari, mandi 2 kali sehari dan selalu kerjakan yang 5 waktu. Ibu, boleh kan aku mengadu? Aku heran bu, kenapa orang-orang begitu berani berbohong? Bukan, bukan aku yang dibohongi Mereka berbohong pada diri mereka sendiri, Bu. Aku takut, kenapa hidup mereka sangat sesat? Apakah mereka tidak diajar untuk takut pada tuhan? Apa mereka dulu tidak pergi mengaji, Bu? Satu lagi, seperti ada topeng di muka setiap nya. Kenapa ya Bu? Apa ibu tahu? Aku tak bisa menghentikan mereka Bu Aku ingin membantu, tapi.. Tapi mereka malah menertawakanku Bu, andai kau ada di sini bersamaku Melihat betapa lucu nya tingkah palsu mereka Ibu pasti ikut tertawa bersamaku Bu, Aku disini baik-baik saja, Ibu tak usah risau. Aku hanya mengamati mereka yang berbeda dengan ku. Jangan takut akan aku Bu. Percayalah, ilmu dan kasih sayang Ibu cukup bagiku untuk menjadi pegangan Selalu doakan aku ya Bu, agar tak menjadi bagian dari mereka.

ALUMNI IN ACTION 2016

Alumni in action adalah salah satu acara besar yang diadakan oleh alumni muda SMA N 1 Bukittinggi setiap tahunnya. Acara ini bertujuan untuk mengenalkan kehidupan perkuliahan kepada adik-adik yang akan lulus. Tidak hanya itu saja AIA juga memberi informasi lebih kepada adik-adik mengenai jurusan atau universitas yang akan mereka ambil dengan sumber lansung dari alumni yang ada di jurusan atau universitas tersebut. Tahun ini AIA akan dipersembahkan oleh alumni termuda, yaitu Panglimo Andaleh. Dengan tema “set the path and create the future” Panglimo berharap adik-adik mereka akan siap untuk menghadapi berbagai ujian kedepan menuju perguruan tinggi. Acara ini akan dilaksanakan pada tanggaL 30 Januari 2016 di SMA N 1 Bukittinggi. Demi kelancaran acara ini segala macam upaya telah dikerahkan oleh tim dan alumni. Mereka juga telah membuat suatu akun di salah satu sosial media agar adik-adik bisa memantau bagaimana jalannya AIA ini kedepan.

PEDAGANG LIBURAN, PEMBELI RESAH

Pasca libur panjang natal dan tahun baru 2016, banyak masyarakat yang menghabiskan waktu untuk bepergian. Tidak hanya anak sekolah, bahkan para pedagangpun ingin rehat sejenak dari rutinitasnya. salah satunya adalah para pedagang kaki lima yang ada di sekitar kalibata city apartment. Mereka menghabiskan waktu bersama keluarga untuk berekreasi sejenak. Hal ini sangat menyenangkan bagi mereka tetapi tidak bagi para pelanggan yang biasa membeli jajan mereka.
Setiap hari di kawasan KBC banyak pedagang yang menjual beraneka jajanan seperti martabak, dimsum, mie ayam dan buah-buahan. Jajanan mereka kebanyakan dikonsumsi oleh penghuni KBC dan warga sekitar. Saat para pedagang liburan, para pembelipun resah karena yang jajanan tersebut juga ikut berlibur bersama para pedagang. “Hari ini sepi, yang jualan ga ada. Jadinya muter nyari makanan.” Tutur salah satu pelanggan

PEMBANGUNAN JEMBATAN PENYEBERANGAN BAREL UI ROBOH

Hujan lebat yang melanda kawasan Depok pada tanggal 6 Desember 2015 kemarin mengakibatkan robohnya pembangunan jembatan penyeberangan orang di barel, stasiun UI. Pembangunan yang masih setengah jalan ini roboh akibat tak kuat menahan beban yang diakibatkan hujan lebat tempo hari. Malangnya ada pekerja yang mengalami luka-luka karena insiden tersebut. Warga sekitar dan pekerja bahu membahu menolong korban dan menetralisir kawasan tersebut agar terhindar kalau kalau akan roboh lagi. Para pejalanterutama mahasiswa yang lewat disana sangat kaget. Mereka berharap proyek itu cepat diselesaikan agar ketika hujan melanda, hal ini tidak terjadi lagi.

DI BALIK CERITA TABIANG TAKURUANG

Pasca gempa besar melanda kawasan Sumatera Barat tahun 2009 silam banyak kehancuran dan kerusakan yang terjadi. Tak hanya sarana dan prasarana, salah satu destinasi wisata di kota Bukittinggi juga terkena dampaknya yaitu Ngarai Sianok. Tebing-tebing disepanjang aliran sungai sianok tersebut terkikis dan runtuh. Salah satunya tebing terkurung atau dalam bahasa Minang disebut “Tabiang Takuruang”
Gempa 2009 itulah yang menciptakan “Tabiang Takuruang”. Puncak tebing ini sangat unik, bentuknya meruncing ke atas dan ditumbuhi oleh satu pohon saja. Itulah mengapa tebing ini dinamai oleh masyarakat sekitar dengan nama “Tabiang Takuruang”. Saat ini “Tabiang Takuruang” menjadi salah satu destinasi wisata di Bukittinggi. “Tabiang Takuruang” juga pernah menjadi lokasi pengambilan film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck yang dibintangi oleh Pevita Pearce dan Herjunot Ali.

DADIAH YOGHURT NYA SUMATERA BARAT

Dadih atau dalam bahasa Minang disebut “dadiah” adalah salah satu kuliner khas Minangkabau. Dadiah merupakan susu kerbau yang difermentasikan. Proses fermentasinya juga unik, susu kerbau tersebut dimasukkan kedalam wadah bambu yang dibuat setinggi gelas kemudian ditutup dengan daun pisang dan didiamkan selama 2-3 hari. Dalam penyajiannya dadiah ditemani oleh “ampiang” (sejenis kerupuk dari beras) dan gula merah. Dadiah juga disebut sebagai yoghurt dari Sumatera Barat. Karena cita rasanya yang memang mirip dengan yoghurt. Pada zaman dahulu dadiah biasa disajikan sebagai lauk dalam jamuan makan besar di adat Minangkabau. Tetapi pada zaman sekarang dadiah dikonsumi sebagai hidangan penutup.

PENGHUNI KALIBATA CITY SUSAH SINYAL


Tinggal di gedung tinggi tidak selamanya indah. Salah satunya dirasakan oleh penghuni apartment kalibata city yang terletak di kawasan Jakarta Selatan. Para penghuni menuturkan bahwa provider yang mereka gunakan susah menangkap sinyal. Bukan hanya satu provider tetapi beberapa. Ini disebabkan oleh terhambatnya transfer sinyal tersebut oleh gedung-gedung yang tinggi. Bahkan di lantai 20 pun penghuni masih susah untuk mendapatkan sinyal dengan lancar.
“Mungkin ini disebabkan oleh gedung-gedung sebelah yang juga tinggi, jadi sinyal nya terhambat” tutur Teguh salah satu penghuni KBC. Untuk tetap melancarkan komunikasinya, banyak penghuni yang menggunakan wifi sebagai alat bantu.
“Kalau sinyal wifi nya juga suka ngadat, tapi lumayan lah daripada mengandalkan jaringan dari smartphone saja” Tambah Teguh. 

PENUTUPAN PENDIDIKAN DASAR ANGGOTA MUDA SWARADARMAGITA 2015

Paduan suara mahasiswa Universitas Gunadarma atau yang dikenal dengan Swaradarmagita Choir telah melahirkan bibit-bibit baru tahun ini. Tepatnya pada tanggal 29 November 2015 kemarin PSM Swaradarmagita menyelenggarakan penutupan pendidikan dasar bagi calon anggota muda di kampus D Universitas Gunadarma. Penutupan ini tidak hanya secara ceremonial, tetapi setiap anggota muda menampilkan kemampuan yang telah didapatkan dari pendidikan dasar tersebut. Kurang lebih 2 bulan, mereka berlatih 3 kali seminggu di tengah jadwal kuliah yang padat. Calon anggota muda ini dibagi perkelompok untuk menampilkan persembahannya pada acara penutupan tersebut. Tahun ini ada 9 kelompok yang terdiri dari 11-17 orang calon anggota muda. Setiap kelompok juga dibimbing oleh 2 orang senior swaradarmagita agar maksimal dalam penampilannya. Lagu yang dinyanyikan adalah satu lagu wajib dan satu lagu pilihan. Lagu wajibnya adalah hymne Gunadarma serta lagu pilihan diserahkan kepada setiap kelompok. Setelah menampilkan persembahannya, calon anggota muda tersebut telah menjadi anggota muda yang ditandai dengan pelepasan nametag secara simbolis oleh salah seorang perwakilan. Selain persembahan dari anggota muda, para alumni pun turut memeriahkan acara dengan menyanyikan beberapa lagu. Di akhir acara, panitia penutupan diksar ini menampilkan video selama pendidikan dasar berlansung yang membuat haru seluruh isi ruangan.