BAB I
PENDAHULUAN
Tidak dapat dipungkiri,
kehidupan manusia saat ini sangat erat dengan teknologi dan sistem yang
tersusun secara modern. Kegiatan sehari-hari manusia dipermudah dengan berbagai
teknologi yang ada. Pertukaran informasi juga berlansung secara cepat. Tidak ada
lagi waktu lama untuk menunggu datangnya surat atau berita terkini, semua sudah
ada dalam genggaman tangan manusia melalui smartphone.
Kemajuan teknologi saat ini juga mempengaruhi perkembangan keilmuan psikologi,
dimana sudah ada biro-biro psikologi yang menawarkan konseling secara online. Untuk itu marilah kita lihat
terlebih dahulu penjelasan mengenai sistem informasi dalam bidang psikologi.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Definisi Sistem
Menurut
Poerwadarminta (2003) sistem adalah sekelompok bagian-bagian yang berupa alat
dan lain sebagainya, yang bekerja sama untuk melaksanakan tujuan tertentu.
Selain itu, menurut
Jogiyanto (2005) sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang
saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan untuk
menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.
Sedangkan menurut
Gaol (2008) sistem adalah hubungan satu unit dengan unit lainnya yang saling
berhubungan satu sama lainnya dan yang tidak dapat dipisahkan serta menuju satu
kesatuan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Berdasarkan
pengertian beberapa tokoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa sistem adalah
sekelompok bagian-bagian yang saling berhubungan untuk melakukan kegiatan guna
mencapai tujuan tertentu.
B. Definisi Informasi
Menurut Bodnar
& Hopwood (2000) informasi merupakan data yang diolah sedemikian rupa
sehingga bisa dijadikan dasar dalam mengambil sebuah keputusan yang tepat dan
benar.
Menurut Jogiyanto
(2005) informasi adalah hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang
lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya, yang menggambarkan suatu
kejadian-kejadian yang nyata yang berguna untuk para pengambil keputusan.
Selain itu, menurut
Alamsyah (2005) informasi adalah data yang telah diolah dengan cara tertentu
sesuai dengan bentuk yang diperlukan.
Menurut Sutabri
(2012) informasi adalah data yang diolah dan diinterpretasikan untuk mengambil
sebuah keputusan.
Berdasarkan
pengertian menurut tokoh diatas, dapat disimpulkan bahwa informasi adalah hasil
pengolahan data yang diolah dengan cara tertentu lalu diinterpretasikan untuk
digunakan dalam pengambilan keputusan.
C. Definisi Psikologi
Menurut Aristoteles
& Plato (dalam Daulay, 2014) Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang
mempelajari tentang hakikat jiwa serta prosesnya sampai akhir.
Menurut Clifford T.
Morgan (dalam Sarwono, 2009) berpendapat bahwa psikologi adalah ilmu yang
mempelajari tingkah laku manusia dan hewan.
Sedangkan Gardner
Murphy (dalam Sarwono, 2009) berpendapat bahwa psikologi adalah ilmu yang
mempelajari respons yang diberikan oleh makhluk hidup terhadap lingkungannya.
Berdasarkan
pengertian menurut tokoh diatas, dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu
yang mempelajari tingkah laku manusia dalam merespon lingkungannya.
D. Sistem Informasi Psikologi
Berdasarkan
pengertian istilah-istilah diatas, maka dapat disimpulkan bahwa sistem
informasi psikologi adalah suatu sistem yang didalamnya terdapat kombinasi dari
manusia dan teknologi yang dimaksudkan mengolah data mengenai perilaku manusia
sehingga menghasilkan informasi yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu.
E. Contoh Kasus
Kemajuan teknologi
saat ini juga mempengaruhi perkembangan keilmuan psikologi, dimana sudah ada
biro-biro psikologi yang menawarkan konseling atau tes psikologi secara online. Adanya konseling dan tes
psikologi online tersebut membantu
klien yang tidak memiliki waktu untuk bertemu lansung dengan konselor atau
psikolognya. Hal lain yang berkembang adalah adanya aplikasi-aplikasi yang
dibuat untuk membantu tes-tes psikologi, seperti VmWare Workstation yang berisi rangkaian tes-tes kepribadian dan
intelegensi yang dapat dilakukan secara individu oleh klien. Kemudian, hasilnya
juga lansung dapat muncul dalam bentuk score.
BAB III
PENUTUP
Dari penjelasan di
atas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu sistem
yang didalamnya terdapat kombinasi dari manusia dan teknologi yang dimaksudkan
mengolah data mengenai perilaku manusia sehingga menghasilkan informasi yang
dapat digunakan untuk tujuan tertentu. Kemajuan teknologi saat ini juga
mempengaruhi perkembangan keilmuan psikologi, dimana sudah ada biro-biro
psikologi yang menawarkan konseling atau tes psikologi secara online.
Namun tidak dapat
dipungkiri, konseling dan tes psikologi online tersebut juga dapat menimbulkan
bias dan ’faking good’ bagi klien.
Sehingga diharapkan tetap adanya pertemuan lansung antara psikolog/konselor
dengan klien.
DAFTAR PUSTAKA
Daulay, N. (2014). Pengantar psikologi dan pandangan Al-Quran tentang psikologi. Jakarta: Kencana.
Gaol, J.L. (2008). Sistem informasi manajemen. Jakarta : PT Gramedia
Jogiyanto. (2005). Analisis dan desain sistem informasi.Yogyakarta : Penerbit Andi Poerwadarminta, W.J.S. (2003). Kamus umum bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Sarwono, S. W. (2009). Pengantar psikologi umum. Jakarta : Rajawali Pers

0 komentar:
Posting Komentar