Sabtu, 09 Januari 2016
PUISI : Monolog
Untuk Ibuku, yang menanti dengan resah.
Apa kabar Bu?
Bagaimana hari-harimu tanpa hadir ku?
Aku disini sehat saja, makan 3 kali sehari, mandi 2 kali sehari dan selalu kerjakan yang 5 waktu.
Ibu, boleh kan aku mengadu?
Aku heran bu, kenapa orang-orang begitu berani berbohong?
Bukan, bukan aku yang dibohongi
Mereka berbohong pada diri mereka sendiri, Bu.
Aku takut, kenapa hidup mereka sangat sesat?
Apakah mereka tidak diajar untuk takut pada tuhan?
Apa mereka dulu tidak pergi mengaji, Bu?
Satu lagi, seperti ada topeng di muka setiap nya. Kenapa ya Bu?
Apa ibu tahu?
Aku tak bisa menghentikan mereka Bu
Aku ingin membantu, tapi..
Tapi mereka malah menertawakanku
Bu, andai kau ada di sini bersamaku
Melihat betapa lucu nya tingkah palsu mereka
Ibu pasti ikut tertawa bersamaku
Bu, Aku disini baik-baik saja, Ibu tak usah risau.
Aku hanya mengamati mereka yang berbeda dengan ku.
Jangan takut akan aku Bu.
Percayalah, ilmu dan kasih sayang Ibu cukup bagiku untuk menjadi pegangan
Selalu doakan aku ya Bu, agar tak menjadi bagian dari mereka.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar